Bos Bank Jatim Ungkap Tiga Kunci Keberhasilan BPD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, mengungkapkan bahwa keberhasilan industri Bank Pembangunan Daerah (BPD) ditentukan oleh tiga faktor utama: modal, sistem, aspek fundamental, teknologi, dan sumber daya manusia. Menurutnya, pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) menjadi strategi tepat untuk memperkuat fondasi dan meningkatkan daya saing BPD, sekaligus membutuhkan inovasi untuk mendukung pertumbuhan tersebut. Pada Regional Bank Summit 2026, Winardi menekankan bahwa KUB dapat memperluas kemampuan anggota bank dan menciptakan struktur perbankan yang kuat.
Dalam lebih dari enam bulan, lima anggota KUB yang terlibat menunjukkan pertumbuhan positif dalam aset dan laba. Pada 2025, Bank Jatim mencatat laba tertinggi di antara seluruh BPD di Indonesia, yaitu Rp1,546 triliun. Aset bank tumbuh 42,93% dari Rp118,14 triliun menjadi Rp168,85 triliun, sementara penyaluran kredit naik 46,65% dari Rp75,35 triliun menjadi Rp110,50 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan sebesar 41,36%, dari Rp90,01 triliun menjadi Rp127,24 triliun.
Pada sisi laba rugi konsolidasi, Bank Jatim menunjukkan tren positif dan konsisten. Pendapatan bunga tumbuh 22,64% dari Rp8,28 triliun menjadi Rp10,16 triliun, pendapatan bunga bersih naik 25,90% dari Rp5,62 triliun menjadi Rp7,08 triliun, dan laba bersih bertambah 24,80% dari Rp1,29 triliun menjadi Rp1,61 triliun.
Bagikan
Berita terkait
Video: Jurus Bank Jatim Agar Sinergi KUB Saling Menguntungkan BPD
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 17.00
Jadi Induk KUB, Bank Jatim (BJTM) Siap Jalankan Program Ini
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 16.54
Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas dan Layanan BPD
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 14.00
Dirut Bank Jakarta Ungkap Sejumlah Kekhawatiran KUB BPD
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 17.06