Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bos BTN Ungkap Strategi Wujudkan 3 Juta Rumah Terjangkau

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon Napitupulu, mengungkapkan strategi untuk merealisasikan program pembangunan 3 juta rumah terjangkau bagi masyarakat Indonesia. BTN, yang telah menangani pembiayaan perumahan sejak 1976, telah menyalurkan pembiayaan sekitar 6,1 juta unit rumah, sebagian besar untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Pangsa pasar BTN untuk rumah subsidi mencapai 70%-80%, sementara pangsa pasar KPR keseluruhan sekitar 39%-40%, dengan kapasitas pembiayaan 250.000-350.000 unit per tahun.

Pada semester I-2026, BTN mencatat pertumbuhan positif, dengan penyaluran KPR subsidi tumbuh 8,1% dan Kredit Program Perumahan (KPP) bagi pelaku usaha informal mencapai Rp 4,1 triliun dari target Rp 10 triliun sepanjang tahun. Pemerintah menjalankan dua skema utama, yaitu KPR melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan kuota 350.000 unit tahun ini, dan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk renovasi rumah.

Tantangan utama berasal dari sisi pasokan, seperti perlambatan pembangunan dan perizinan yang memengaruhi transaksi KPR subsidi. BTN optimistis mengejar target penyaluran 350.000 unit hingga akhir 2026 melalui transformasi digital, mempercepat proses KPR dari maksimal 5 hari menjadi 3 hari dengan bantuan kecerdasan buatan. BTN juga memperkuat kolaborasi dengan Danantara untuk mendorong pertumbuhan sektor perumahan, termasuk pameran nasional, pendanaan, dan program kepemilikan rumah bagi pegawai BUMN.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait