Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Bos KAI Bongkar Alasan Sulit Tutup Perlintasan Kereta Tak Dijaga

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menjelaskan kendala penutupan jalur perlintasan langsung (JPL) kereta tak dijaga. Dari total 3.674 perlintasan sebidang, terdapat 1.810 JPL yang tidak dijaga. KAI telah memverifikasi 1.404 JPL sebagai area fokus penanganan. Hambatan utama adalah masyarakat yang masih mengoperasikan JPL secara swadaya, sehingga membutuhkan sosialisasi untuk penutupan. Pada 2026, KAI menargetkan 190 JPL sebagai prioritas peningkatan keselamatan, sementara 172 perlintasan telah berhasil ditutup. Untuk JPL yang masih digunakan, KAI menyiapkan sistem palang pintu otomatis. Pemerintah mendukung program ini dengan anggaran Rp1,1 triliun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. KAI menargetkan penanganan 1.404 JPL rampuh pada 2027, meliputi penutupan dan pemasangan peralatan keselamatan otomatis.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait