BP BUMN dan Adhi Karya Minta Maaf ke Konsumen LRT City
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BP BUMN dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk meminta maaf kepada lebih dari 2.000 konsumen terdampak masalah proyek LRT City. Pertemuan pada 15 September 2026 memastikan komitmen penyelesaian masalah, termasuk pembentukan tim pengawas oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kepala BP BUMN untuk mengawal proses tersebut.
Dari 5.400 unit yang terjual, sebanyak 2.400 unit belum diserahterimakan kepada pembeli. BP BUMN akan menginventarisasi aspirasi konsumen hingga 1 Oktober 2026, diikuti pertemuan lanjutan pada 10-15 Oktober 2026. Opsi penyelesaian mencakup penyelesaian pembangunan dengan kualitas terbaik atau pengembalian dana (refund) agar konsumen tidak dirugikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 19.31
BP BUMN Janji Kawal Seluruh Masalah LRT City hingga Tuntas
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.30
Soal Proyek LRT City, BP BUMN Beri Catatan Penting Buat Adhi Karya
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.55
Soal LRT City, BP BUMN dan Danantara Minta Jangan Rugikan Konsumen
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 20.24
BP BUMN Minta Maaf Proyek LRT City Mangkrak
Berita terkait
Penyelesaian LRT City, BP BUMN & Danantara Minta Jangan Rugikan Konsumen
Detik.com · 15 September 2026 pukul 14.18
Rampung Bulan Ini, Danantara Bereskan Masalah 2.400 Konsumen LRT City
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.45
Nasib Proyek LRT City: Mangkrak hingga Disuntik Rp456 Miliar oleh Danantara
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 19.20
Bos BUMN Ungkap Dapat Rp456 M untuk Bangun 12 Titik LRT City
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.15