BPKP ungkap pemalsuan undangan seminar nasional berbayar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Juru Bicara BPKP Gunawan Wibisono mengungkapkan bahwa surat undangan Seminar Nasional/Bimtek tanggal 23-24 September 2026 yang mencatat nama BPKP adalah dokumen palsu. Dokumen tersebut dibuat untuk menipu calon peserta dengan meminta pembayaran sebesar Rp8,5 juta per orang ke rekening pribadi yang diaku sebagai bendahara BPKP.
BPKP menegaskan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak yang mencatut nama dan identitasnya. Masyarakat disarankan waspada terhadap undangan yang meminta pembayaran, terutama ke rekening atas nama pribadi bukan lembaga.
Untuk mencegah penipuan, BPKP mengimbau masyarakat memverifikasi identitas pengirim, alamat email, nomor kontak, dan format dokumen. Konfirmasi dapat dilakukan melalui website resmi BPKP di www.bpkp.go.id, media sosial, atau langsung ke kantor BPKP terdekat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 10.42
BPKP Minta Masyarakat Waspada soal Undangan Palsu
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 17.40
Nama BPKP Dicatut, Waspada Undangan Seminar Minta Bayar Rp 8,5 Juta
Berita terkait
BPKP: Anggaran dalam RKA 2027 sebesar Rp2,19 triliun
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 16.56
Viral Kantor Loker Palsu di Pasar Minggu Jaksel, Polisi Cek TKP
Detik.com · 4 September 2026 pukul 14.32
Lowongan Kerja di Pasar Minggu, Pelamar Diminta Bayar Rp1,8 Juta
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 07.28
Polisi Selidiki Dugaan Lowongan Kerja Bodong di Pasar Minggu Jaksel
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.54