BRI Group Kelola Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Bank Emas Indonesia menjadi instrumen strategis untuk mengoptimalkan kekayaan nasional, sejalan dengan langkah pemerintah agar komoditas emas tidak hanya ditambang tetapi juga disimpan, diperdagangkan, dan memberi nilai tambah. Dalam rangkaian ini, BRI Group bersama Holding Ultra Mikro (UMi) melalui PT Pegadaian membangun ekosistem keuangan emas yang terintegrasi, dengan kelolaan mencapai 153 ton hingga saat ini.
Ekosistem emas dalam Holding UMi mencakup berbagai produk seperti deposito emas, gadai emas, tabungan emas, cicilan emas, pinjaman modal kerja emas, bullion trading, dan jasa titipan emas korporasi. Group CEO BRI Hery Gunardi menyatakan bahwa penguatan ekosistem ini merupakan bentuk konkrit sinergi Holding UMi untuk mendukung agenda pemerintah serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis emas.
Penguatan ini juga menandai evolusi Holding UMi setelah hampir lima tahun menggabungkan BRI, Pegadaian, dan PNM untuk melayani segmen mikro dan ultra mikro. Fokus kini beralih dari sekadar perluasan akses pembiayaan ke pembangunan aset dan peningkatan kapasitas finansial masyarakat secara berkelanjutan. BRI Group bersama Pegadaian dan PNM akan terus memperkuat integrasi, memperluas akses layanan, dan mengembangkan inovasi agar emas menjadi instrumen penggerak inklusi dan pendalaman sektor keuangan nasional.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo: Bank Emas Sudah Kelola 153 Ton Emas Rp 360 Triliun
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.59
Prabowo Targetkan Bursa Mineral-Komoditas Strategis Beroperasi 2027
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 13.28
Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR/DPR 2026
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.16
KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun, Perkuat Pemberdayaan UMKM dalam Ekosistem Danantara
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.31