BRIN Kembangkan Kapal Nelayan Listrik, Pangkas Biaya Operasional hingga 70%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4093799/original/080792000_1658226434-Renovasi-BRIN-Angga-9.jpg)
Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan sejumlah inovasi yang sedang dikembangkan, termasuk kapal nelayan listrik yang berpotensi mengurangi biaya operasional energi hingga 70% dibanding penggunaan BBM. Inovasi ini mendukung seluruh rantai pendukung kampung nelayan mulai dari armada penangkapan, budidaya, hingga pengolahan hasil perikanan. BRIN juga mengembangkan teknologi untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG), seperti food guard yang mendeteksi gas pembusukan menggunakan multi-sensor dan AI, serta teknologi budidaya, penyimpanan, pengeringan, dan pengolahan hasil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.43
BRIN akan Paparkan Produk Inovasi ke Prabowo, Termasuk Pengganti LPG
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.30
BRIN Kembangkan Genteng dari Limbah Sawit dan Serabut Kelapa
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.15
Daftar Teknologi Anak Bangsa yang Dikagumi Prabowo
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.50
Prabowo Disebut Tertarik dengan Genteng dari Serabut Kelapa Inovasi BRIN
Berita terkait
BRIN Kembangkan Teknologi Penyimpanan Gas, Bisa Pangkas Subsidi LPG Rp 26 Triliun
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.45
Bukan Cuma Lele di Selokan, RT Ini Punya Inovasi Lain yang Go International
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.45
Universitas Pertamina Perkuat Riset dan Inovasi untuk Mendukung Hilirisasi Energi
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.44
BRIN Jabarkan Inovasi untuk Program MBG, Ada Smart Bioplastic
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 18.39