BSI (BRIS) Mau Rights Issue, Terbitkan 6,8 Miliar Saham
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) berencana melakukan penambahan modal korporasi dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) tahap II. BRIS akan menerbitkan 6,8 miliar lembar saham Seri B dengan nilai nominal Rp500 per saham. Dana aksi korporasi akan digunakan seluruhnya untuk penyaluran pembiayaan guna mendukung pertumbuhan usaha perseroan. Dari sisi keuangan, permodalan diproyeksikan naik dari Rp51,07 triliun pada 2026 menjadi Rp64,41 triliun pada 2027, sementara rasio kecukupan modal (CAR) meningkat dari 20,38 persen menjadi 23,31 persen. Penambahan modal ini diharapkan memperkuat posisi BRIS dalam kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI). Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi terdilusi hingga 12,85%. Rencana aksi korporasi ini akan disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 6 November 2026, dengan pelaksanaan diproyeksikan pada kuartal I 2027.
Bagikan
Berita terkait
BSI tetap optimistis bisa capai target pembiayaan dua digit pada 2026
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 21.38
BSI akselerasi UMKM naik kelas melalui pembiayaan dan digitalisasi
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 19.13
Digitalisasi Layanan Sukses Dorong Pembiayaan SME BSI Naik 20 Persen
kumparan · 14 September 2026 pukul 16.02
BSI bidik 2.000 lelang lewat program GREAT guna perbaiki kualitas aset
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 10.59