Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

BTN Genjot Bisnis di Luar KPR, Bidik Porsi Kredit Non-Perumahan 30%

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengembangkan strategi beyond mortgage untuk meningkatkan kontribusi kredit non-perumahan hingga 30% dari total portofolio pada 2030. Per Juni 2026, segmen non-perumahan sudah menyumbang 20,4% dari total kredit, naik dari 18% pada akhir 2025. Direktur Utama Nixon L.P. Napitupulu menegaskan bahwa BTN tidak akan meninggalkan kompetensi utamanya, yakni kredit pemilikan rumah (KPR), namun perlu menggenjot bisnis di luar KPR untuk memperkuat model bisnis dan mencari sumber pertumbuhan baru yang masih berkaitan dengan ekosistem properti.

Untuk mempercepat diversifikasi, BTN menggunakan pendekatan organik dan anorganik, termasuk akuisisi portofolio kredit secara selektif. Perusahaan juga memperluas kemitraan di luar sektor perumahan, bekerja sama dengan 59 pemerintah daerah, 57 universitas, dan 26 rumah sakit hingga Juni 2026. BTN mulai memasuki ekosistem pariwisata dengan menggarap transaksi di merchant, kuliner, resor, properti, hingga kawasan wisata.

Ekspansi ini didukung pengembangan ekosistem digital BTN. Hingga Juni 2026, balé by BTN mencapai 4,3 juta pengguna, sementara balé Korpora digunakan sekitar 25.700 pengguna. Ekosistem BTN juga mencakup lebih dari 344.000 merchant, 11.000 developer, dan 439.000 rekening payroll. Strategi ini juga bertujuan memperbesar pendapatan berbasis komisi, seperti bancassurance yang pada semester I-2026 menghasilkan Rp27,4 miliar atau sekitar 1,5% dari total fee-based income BTN.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait