Budi Arie Minta Maaf soal 'Lebih Cepat dari 2029', Tegaskan Tak Ada Hubungan dengan Jokowi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi meminta maaf setelah pernyataannya soal "lebih cepat dari 2029" viral di media sosial. Dalam rekaman video berdurasi 1 menit 47 detik, Budi Arie terlihat dudat di sebelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan mengungkapkan kekhawatirannya terkait kemungkinan percepatan politik sebelum Pemilu 2029. Ia menyampaikan bahwa pernyataannya merupakan analisis pribadi dan tidak berkaitan dengan Jokowi. Budi Arie menjelaskan bahwa ia ingin membuka wacana alternatif mengingat adanya "patahan sejarah" dan anomali sosial-ekonomi yang ada. Setelah video tersebut menuai kritik, Budi Arie menyampaikan tiga poin klarifikasi, termasuk konfirmasi bahwa pernyataannya tidak mendapatkan persetujuan dari Jokowi. Ketua DPP PSI Bestari Barus memastikan bahwa kehadiran Jokowi dalam pertemuan tersebut hanya sebagai tamu undangan dan tidak terlibat dalam pernyataan Budi Arie.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 14.27
Budi Arie sampaikan maaf soal polemik pernyataan "percepatan pemilu"
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 00.11
Budi Arie Ungkit Potensi Percepatan Pemilu, Sekjen ProJo Bilang Begini
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 16.32
Budi Arie Minta Maaf soal Pernyataan 'Lebih Cepat dari 2029', Tegaskan Berkaitan dengan Jokowi
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.21
Budi Arie Klarifikasi soal Video Viral Percepatan Pemilu
Berita terkait
Soal Isu Percepatan Prabowo Sebelum 2029, Eks Ketum Demokrat: Karena Ada Pak Jokowi di Situ
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.08
Geger soal Pemilu 2029 Dipercepat, Cerita Megawati Gagalkan Jokowi 3 Periode Benar?
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 09.50
Geger soal Pemilu 2029 Dipercepat, Cerita Megawati Tolak Jokowi 3 Periode Terbukti Benar?
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 09.50
Pigai Peringatkan Keras Budi Arie Projo: Siapkan Saja 2029, Kita Tarung Fair, Jangan Ganggu Pemerintah!
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 08.54