Bukan APBD, Jalur Pejalan Kaki Bawah Tanah Bundaran HI Dibiayai Siapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembangunan jalur pejalan kaki bawah tanah atau extended concourse di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta dibiayai melalui kontribusi Kewajiban Peningkatan Nilai Tambah dan Kompensasi Lahan dan Bangunan (KLB) senilai Rp200 miliar, bukan dari APBD. Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) Ferdiansyah Roestam menjelaskan bahwa dari total Rp200 miliar tersebut, Rp150 miliar digunakan untuk konstruksi, sementara sisanya mencakup biaya konsultan perencana dan pengawas serta pajak. Dana KLB ini dikontribusikan oleh beberapa pengembang proyek di sekitar kawasan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 02.10
Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI: Target Tambah 6 Ribu Penumpang/Hari
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 20.45
Akses Pejalan Kaki Bawah Tanah Bundaran HI 24 Persen Rampung, Investasi Rp 200 M
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.39
Mengenal Extended Concourse MRT, Ruang Bawah Tanah di Dasar Bundaran HI
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.55
Bundaran HI Bakal Punya Pedestrian Bawah Tanah, Telan Rp 200 Miliar
Berita terkait
Mengenal Extended Concourse MRT, Ruang Bawah Tanah di Bawah Bundaran HI
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.30
Pramono Sebut Butuh Dana Rp 2,1 T Agar LRT Jakarta Bisa Tembus ke Dukuh Atas
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 14.14
Tarif LRT Kelapa Gading-Velodrome Rp 5.000, Sampai Manggarai Berapa?
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.35
LRT Jakarta Siap Diresmikan, Kelapa Gading-Manggarai Cuma 28 Menit
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.35