Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Gibran, Jokowi Awalnya Ingin Sosok Ini Jadi Wakil Prabowo

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof Jimly Asshiddiqie mengungkapkan bahwa Gibran Rakabuming Raka bukanlah sosok yang semula dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Menurut Jimly, Jokowi pada awalnya lebih condong mempertimbankan Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden Prabowo. Namun, karena dinamika politik yang berkembang dan perubahan aturan MK terkait batas usia calon presiden dan wakil presiden, Gibran akhirnya masuk dalam perhitungan. Sebelumnya, Gibran belum memenuhi syarat usia untuk maju sebagai cawapres hingga MK mengubah ketentuan tersebut. Jimly juga menyebutkan bahwa beberapa nama lain pernah dipertimbankan sebagai calon wakil presiden Prabowo, termasuk Erick Thohir, Khofifah Indar Parawansa, Airlangga Hartarto, dan Muhaimin Iskandar. Menurut hasil survei, Erick Thohir menempati posisi teratas sebagai calon cawapres yang paling populer, diikuti oleh Khofifah dan Gibran. Dinamika ini juga dipengaruhi oleh pertimbangan peta suara di Pulau Jawa, terutama di Jawa Timur yang dianggap sebagai kunci kemenangan. Akhirnya, setelah keputusan MK mengubah ketentuan usia minimal, Gibran mendapat dukungan luas dari berbagai partai, termasuk Golkar yang lebih dulu mengusulkan nama tersebut. Jimly menilai dukungan ini tidak bisa dilepaskan dari faktor kepemimpinan Jokowi dan posisi partai-partai dalam koalisi pemerintahan. Menurutnya, seluruh dinamika ini merupakan bagian dari permainan politik yang akhirnya diserahkan kepada penilaian rakyat melalui pemilihan umum.

Berita terkait