Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Rp5 Juta! Harga Emas Diramal Terbang hingga Rp28 Juta per Gram

Harga emas dunia diproyeksikan dapat mencapai US$30.000 hingga US$50.000 per troy ounce dalam jangka panjang, menurut Thomas Kaplan, Ketua Electrum Group. Dengan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS, proyeksi ini setara dengan Rp15,4 juta hingga Rp25,6 juta per gram. Saat ini, harga emas berada di sekitar US$4.515 per troy ounce, sehingga target US$50.000 berarti potensi kenaikan lebih dari 10 kali lipat. Kaplan menilai kenaikan ini tidak terhindarkan, meskipun tidak memberikan batas waktu spesifik. Dia juga menyatakan ketidakpastian dalam jangka pendek tidak mengubah pandangannya terhadap prospek emas dan perak dalam jangka menengah hingga panjang.

Kaplan membandingkan koreksi harga emas saat ini dengan penurunan pasar saham pada 1987 (Black Monday), yang turun sekitar 36% dalam delapan pekan. Menurutnya, peristiwa serupa dapat menjadi peluang beli di tengah tren kenaikan jangka panjang. Dia juga mengungkapkan keputusan investasinya pada 2007 yang mirip dengan kondisi pasar saat ini, ketika menjual perusahaan energi Leor Energy kepada EnCana dengan nilai US$2,55 miliar.

Selain proyeksi harga, Kaplan menyoroti risiko kepemilikan tambang emas di negara yang bergantung pada komoditas tersebut. Tekanan ekonomi global dapat mendorong pemerintah untuk mengambil alih aset pertambangan. Hal ini menjadi pertimbangan dalam penentuan lokasi tambang miliknya. Meskipun demikian, Kaplan tetap optimis terhadap prospek emas dan perak dalam jangka menengah hingga panjang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait