Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cabut Gelar Kerajaan Menantu, Intip Harta Sultan Brunei

Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, mencabut gelar kerajaan dari menantunya, Pengiran Raabi’atul Adawiyyah, karena perilakunya dianggap tidak pantas bagi anggota keluarga kerajaan dan telah mencoreng reputasi institusi kerajaan. Keputusan ini diumumkan oleh Kantor Kepala Protokol Kerajaan berdasarkan titah Sultan, namun tidak ada rincian spesifik mengenai insiden yang mendasarinya. Pengiran Raabi’atul Adawiyyah adalah istri Pangeran ‘Abdul Malik Hassanal Bolkiah, salah satu putra Sultan.

Sultan Hassanal Bolkiah, yang merayakan ulang tahun ke-80 pada 15 Juli 2026, telah memerintah Brunei selama hampir 59 tahun, menjadikannya salah satu penguasa dengan masa jabatan terlama di dunia. Ia tinggal di Istana Nurul Iman, istana terbesar kedua di dunia dengan luas 200.000 meter persegi, dilengkapi lebih dari 18.000 ruangan, 290 kamar mandi, dan berbagai fasilitas mewah berlapis emas. Kekayaannya diperkirakan mencapai US$ 16 miliar atau sekitar Rp 284,78 triliun, sebagian besar bersumber dari cadangan minyak dan gas serta investasi cerdas.

Sultan juga dikenal memiliki koleksi mobil mewah lebih dari 5.000 unit, termasuk merek seperti Ferrari, Rolls-Royce, dan tujuh unit McLaren Formula 1. Selain itu, ia memiliki enam pesawat terbang, dua helikopter, dan Boeing 747 yang telah dimodifikasi sepenuhnya untuk penggunaan pribadi, menjadikannya salah satu tokoh paling kaya dalam sejarah modern.

Berita terkait