Capek-capek Jokowi Keliling Indonesia, 34,8% Publik Ogah Pilih PSI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei Parameter Politik Indonesia yang dilakukan pada 1.200 responden di 38 provinsi menunjukkan bahwa hanya 37,1 persen masyarakat yang mengetahui aktivitas safari politik Joko Widodo (Jokowi) untuk membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Di antara mereka, 34,8 persen tidak tertarik memilih PSI, 13 persen tertarik bergabung, 28,1 persen menyatakan biasa saja, dan 24,2 persen tidak menjawab. Angka ini mengindikasikan bahwa langkah Jokowi belum memberikan dampak signifikan pada ketertarikan publik terhadap PSI.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyampaikan bahwa aktivitas politik Jokowi untuk PSI belum sepenuhnya diketahui oleh publik. Ia menekankan bahwa angka 13 persen yang menyatakan tertarik tetap menjadi peluang, namun perlu diwaspadai karena statusnya masih bersifat potensial dan dapat berubah. Menurutnya, dukungan PSI sangat bergantung pada strategi kerja politik yang akan dilakukan partai di masa mendatang.
Survei ini dilaksanakan melalui wawancara tatap muka oleh 120 surveyor mahasiswa dari 20 Juli hingga 3 Agustus 2026, dengan margin of error 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Hasilnya memperlihatkan bahwa meskipun Jokowi aktif mempromosikan PSI, sebagian besar masyarakat belum merespons positif terhadap langkah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 September 2026 pukul 16.51
Survei PPI: 34,8% Warga Tak Tertarik Pilih PSI meski Jokowi Safari Politik
Berita terkait
PSI Disebut Mulai Dapatkan Efek Jokowi, Dekati Ambang Batas Parlemen
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.08
Jokowi Safari Politik Besarkan PSI, 62,9% Warga Ternyata Tak Tahu
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 21.37
Mahfud MD: Isu Percepatan Pemilu Sengaja Dilempar, PSI Diatur untuk Marah
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 15.35
PSI: Blusukan Jokowi Tak Bisa Ditiru, Pencitraan Terbaca Palsu
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 14.55