Cegah Macet Panjang, Penyeberangan Ketapang Gilimanuk Diusulkan Masuk PSN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9360301/original/076002800_1790608766-email-attachment_2026_09_28_hermawan_macet-horor-tembus-17-kilometer-di-ketapang-pihak-asdp-tambah-operasional-kapal-jadi-26-armada_IMG-20260928-WA0114.jpg)
Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai Danau (Gapasdap) mengusulkan agar proyek pengembangan infrastruktur penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)–Gilimanuk (Bali) masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Usulan ini didasarkan pada posisi jalur tersebut sebagai simpul utama konektivitas antara Pulau Jawa dan Bali yang menjadi tumpuan pergerakan masyarakat, pengiriman barang logistik, sektor pariwisata, dan perputaran ekonomi antarpulau. Khoiri Soetomo, Ketua Umum DPP Gapasdap, menyatakan penyelesaian struktural dan jangka panjang diperlukan untuk mengatasi masalah kapasitas dan kemacetan yang terus-menerus. Penetapan status PSN diharapkan memperkuat koordinasi antar kementerian, pemerintah daerah, BUMN, serta memberi kepastian perencanaan dan dukungan dana. Pengembangan infrastruktur harus mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan kendaraan, arus logistik, dan sektor wisata dalam jangka 10-30 tahun ke depan. Saat ini, armada kapal di jalur sudah didominasi kapal berkapasitas besar lebih dari separuhnya, sehingga kunci utama terletak pada penyediaan dermaga yang memadai untuk mendukung operasional kapal secara optimal. Penanganan dilakukan dalam tiga tahap: jangka pendek untuk kelancaran harian, jangka menengah untuk penambahan dermaga, dan jangka panjang untuk pembangunan infrastruktur terpadu dan berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
BHS Soroti Kapasitas Dermaga dan Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Merak
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 11.33
Kereta Api di Bali Tinggal Menunggu Waktu, Koster Buka-bukaan
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 07.44
Penjelasan ASDP soal Macet Ketapang Mengular 12 Km
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 14.46
Lama Tak Terdengar Kabar, Ini Kelanjutan Nasib Proyek Tol Puncak
Detik.com · 2 September 2026 pukul 18.31