Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Cek Pasar Induk Cipinang, Titiek Soeharto Sebut Stok Beras Aman Tanpa Impor

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, bersama Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, untuk memastikan ketersediaan pasokan dan harga beras. Dalam kunjungan tersebut, mereka mengunjungi empat toko dan berbincang dengan pedagang terkait ketersediaan pasokan, jenis beras, asal stok, dan harga. Titiek menegaskan bahwa stok beras di pasar tersebut lancar dengan pasokan dari Jawa Barat dan Jawa Tengah, sehingga harga beras cenderung stabil dan terjangkau.

Titiek menyoroti bahwa seluruh pasokan beras di Pasar Induk Cipinang berasal dari produksi dalam negeri, tanpa impor. Hal ini menunjukkan swasembada beras Indonesia. "Yang penting kita nih tidak impor lagi. Semuanya sudah diproduksi dalam negeri," ujurnya. Ia juga menyatakan bahwa tingginya perputaran stok beras menjadi indikator positif bagi daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi.

Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa pasokan beras di berbagai wilayah termasuk Pasar Induk Cipinang aman terkendali. Bulog menyalurkan sekitar 507 ton beras premium per hari, yang hanya 10% dari kebutuhan nasional, sementara sisanya didukung oleh sektor swasta. Untuk program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog menyalurkan hampir 4.000 ton per hari. Total cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog mencapai 4,8 juta ton, dengan rencana alokasi 1 juta ton untuk beras bahan SPHP hingga Maret 2027 dan 1 juta ton untuk beras bantuan pangan mulai Oktober 2024.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait