Cek Rekomendasi Saham Saat IHSG Melemah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71 pada perdagangan Kamis, 6 Agustus, akibat tekanan dari pelemahan saham-saham besar seperti BBCA, TLKM, dan MORA, meskipun ada penguatan pada DSSA, BREN, dan ASII. Investor asing mencatat jual bersih sebesar Rp217,24 miliar di pasar reguler dan Rp273,47 miliar di seluruh pasar, sementara tujuh dari sebelas indeks sektor melemah, dengan sektor properti turun 0,70% dan energi naik 1,43%.
Sentimen eksternal turut membebani setelah indeks saham Amerika Serikat seperti Dow Jones dan S&P 500 terkoreksi. Spekulasi mengenai penambahan kuota produksi bijih nikel Indonesia semester II-2026 memicu kekhawatiran terhadap pasokan global, yang berpotensi memengaruhi harga nikel dan nilai saham terkait.
Perusahaan-perusahaan tertentu mendapat perhatian, termasuk OKAS yang memperoleh kontrak baru senilai sekitar US$60 juta, CTRA yang memulai pembangunan Senja Beach Club di Bali, serta HAJJ yang menargetkan peningkatan laba melalui pengelolaan hotel di Madinah. Analis juga memberikan rekomendasi beli untuk saham seperti DSSA, BKSL, GTSI, CDIA, dan SMGR dengan target harga dan stop-loss yang ditetapkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 14.54
IHSG Menguat 2,78% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.01
Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 06.16
IHSG Diproyeksi Cerah Jelang Akhir Pekan
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 09.05
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada ATNM hingga KBLF
Berita terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,27% ke Level 6.315 Hari Ini
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 10.39
IHSG Terseret ke 6.384 Awali Pekan Ini
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.30
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 08.48
IHSG Bangkit ke 6.462 Sore Ini, 384 Saham Menguat
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.19