Cerita Perantau Palembang Naik KRL Jabodetabek di Jam Sibuk: Kayak Pepes
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9360158/original/025082800_1790593029-WhatsApp_Image_2026-09-28_at_16.06.53.jpeg)
Wem, perantau asal Palembang, berbagi pengalaman pertama naik KRL Jabodetabek pada jam sibuk sore hari. Ia merasa sangat terhimpit oleh kepadatan penumpang, kondisi yang menurutnya jauh lebih parah dibandingkan saat menggunakan LRT di Palembang.
Meski padat, Wem mengapresiasi KRL karena akses stasiun yang mudah dijangkau dan tarif yang murah untuk mobilitas harian. Selain itu, ia menyarankan penambahan jumlah petugas di stasiun untuk meningkatkan pelayanan, terutama bagi penumpang penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan khusus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.09
Pemprov DKI Belum Putuskan soal Relaksasi Gage: Macet Pertimbangan Utama
Berita terkait
FOTO: LRT Kelapa Gading Manggarai Resmi Meluncur Tarif Promo Rp8
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.43
Info Rekayasa Lalin hingga Penyesuaian Transum Saat Merdeka Run Besok
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.52
Ruang Multifungsi Bawah Tanah di HI Ditargetkan Selesai 2027
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.39
LRT Cetak Rekor, Tembus 3 Juta Penumpang Sebulan
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 20.05