Cerita Sri Purwanti dan Hadirnya Layanan untuk Pahlawan Devisa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sri Purwanti, pemilik Kedai Sri Rahayu di Taipei, Taiwan, berbagi kisah perjalanannya dari Cilacap, Jawa Tengah, yang awalnya bekerja sebagai pengasuh anak sebelum bertemu suaminya dari Taiwan. Motivasi membuka kedai pertamanya lahir dari kerinduan akan makanan tradisional Indonesia yang halal. Bisnisnya berkembang pesat, mulai dari tiga cabang menjadi empat cabang, dengan menu andalan seperti Mendoan Raksasa khas Cilacap. Bumbu tetap diimpor langsung dari Indonesia untuk menjaga keaslian rasa.
Kehadiran Hery Gunardi, CEO BRI Group, di kedai sekaligus peluncuran BRImo Taiwan dan acara untuk Pekerja Migran Indonesia, menandai upaya BRI untuk mendukung WNI di Taiwan. BRImo Taiwan dirancang khusus dengan mata uang Taiwan dan fitur transfer ke Indonesia 24 jam. Sri, yang baru pertama kali menjadi nasabah BRI, merasakan kemudahan transaksi keuangan yang signifikan.
BRI Cabang Taipei menyalurkan sekitar Rp30 triliun dari total aliran dana WNI di Taiwan yang mencapai Rp80 triliun per tahun. Dengan lebih dari 400.000 pekerja migran Indonesia di Taiwan, BRI berupaya menjangkau 60% aliran dana tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan para pahlawan devisa.
Bagikan
Berita terkait
Sasar Diaspora Indonesia, BRI Resmi Hadirkan BRImo Taiwan untuk Layanan Finansial 24 Jam
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.11
Festival Mbois 11 Hadir! Rayakan Kreativitas Malang Lebih Hemat via BRImo
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 20.10
Serbu Promo Buy 1 Get 1 Tiket Cherrypop 2026 dengan BRImo!
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 11.45
81 Tahun Indonesia Merdeka, Ini 8 Kontribusi Nyata BRI untuk Negeri
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.43