CFTC Tak Mau Tunggu Kongres, Aturan Baru Kripto Siap Diluncurkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CFTC Amerika Serikat siap meluncurkan regulasi kripto baru meski RUU CLARITY Act belum disetujui Kongres. Ketua CFTC Michael Selig menyatakan jika tidak ada konsensus bipartisan, regulator akan mengusulkan aturan mandiri untuk memfasilitasi leveraged trading aset kripto dan perlindungan developer. RUU CLARITY masih tertunda hingga September 2026, membutuhkan 60 suara di Senat. CFTC berkoordinasi dengan SEC yang juga mengusulkan safe harbor untuk token non-investment contract. Regulasi CFTC juga membahas AI dan prediction markets dengan yurisdiksi eksklusif atas pasar prediksi.
Bagikan
Berita terkait
Perlindungan Konsumen Jadi Fokus di Tengah Pertumbuhan Aset Digital
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.05
Lima Unit PLTP Beroperasi, Produksi Listrik Sorik Marapi Meningkat
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 16.15
Rupiah Perkasa ke Rp 17.694 per Dolar AS, ini Pemicunya
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 16.15
BEI Bakal Ubah Aturan ARA dan ARB, Ini Rincian Batas Barunya
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 16.11