Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Changpeng Zhao: Dari Jeruji Besi AS Hingga Kembali Jadi Raja Kripto Dunia

Changpeng Zhao (CZ), pendiri bursa kripto Binance, ditangkap dan dihukum empat bulan penjara di AS pada Juni 2024 karena pelanggaran terhadap Bank Secrecy Act (BSA) terkait sistem kepatuhan Binance yang dinilai longgar. Sebelumnya, Binance diketahui mengizinkan pendaftaran akun tanpa verifikasi KYC selama empat tahun pertama berdirinya, sehingga celah ini dimanfaatkan untuk transaksi ilegal dan pencucian uang. Akibatnya, Binance dijatuhi denda sebesar US$ 4,3 miliar dan CZ mengundurkan diri dari jabatan CEO-nya. Namun, setelah keluar dari penjara pada Agustus 2024, kekayaannya tetap mencapai US$ 114 miliar dan ia masih menguasai mayoritas saham Binance. Pada Oktober 2025, Presiden AS Donald Trump memberikan pengampunan (pardon) kepada CZ setelah ia selesai menjalani hukuman, sehingga catatan pidana federalnya dihapus. Pengampunan ini mencuri perhatian publik karena Binance diketahui memiliki hubungan bisnis dengan World Liberty Financial, perusahaan kripto yang didirikan Trump bersama putranya. Salah satu transaksinya melibatkan investasi US$ 2 miliar dari MGX menggunakan stablecoin USD1 dari World Liberty. Meski mendapat kritik dari anggota Partai Demokrat, CZ membantah adanya kesepakatan khusus. Kini berusia 49 tahun, CZ kembali aktif bertemu dengan pejabat pemerintah di berbagai negara untuk membahas regulasi kripto global.

Berita terkait