CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) meramalkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2026 berada di rentang 7.000-8.000 dengan tiga skenario: bull case 8.000, base case 7.500, dan bear case 7.000. Proyeksi ini ditujukan untuk membuktikan bahwa pasar saham Indonesia masih memiliki ruang penguatan meski menghadapi tekanan ekonomi domestik seperti kenaikan suku bunga BI dan pertumbuhan yang melambat. Manajer CIMB Niaga menilai kemungkinan naiknya BI Rate satu kali lagi tahun ini, namun ruang kenaikan suku bunga lainnya semakin terbatas. Investor disarankan selektif memilih saham, memprioritaskan big cap dengan rasio utang tidak terlalu besar terhadap aset untuk menghindari tekanan biaya pendanaan akibat suku bunga tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 16.44
IHSG Anjlok 1,48% ke Level 6.405,68, Tekanan Jual Mendominasi
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.33
583 Saham Merah, IHSG Anjlok 1,48 Persen ke 6.405
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.30
IHSG Diramalkan Bisa Melejit ke Level 8.000, Ini Skenarionya
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 09.15
IHSG Sempat Anjlok 1,05% Empat Menit Usai Dibuka, Balik ke Bawah 6.500
Berita terkait
IHSG Kembali Menguat, Naik 0,28% ke Level 6.544 di Awal Perdagangan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 09.24
IHSG Berpeluang Tembus 6.600 Pekan Depan, Level 6.500 Jadi Kunci
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 23.08
IHSG Melesat 1,93%, Kapitalisasi Pasar Naik Rp206 Triliun dalam Sepekan
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 19.07
IHSG Lanjutkan Reli, Sesi I Menguat 0,52% ke Level 6.535
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 12.45