CORE: Menkeu Suahasil perlu antisipasi risiko beban fiskal tersembunyi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CORE Indonesia menilai Menteri Keuangan Suahasil Nazara harus mengantisipasi risiko beban fiskal tersembunyi dari kewajiban pemerintah yang belum tercatat sebagai defisit. Kewajiban tersebut meliputi penempatan dana di Bank Himbara (Rp400 triliun), pinjaman Koperasi Desi Merah Putih (Rp240 triliun), utang kompensasi energi PLN dan Pertamina, serta pengalihan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke SMV. CORE menyatakan beban ini tidak tercantum dalam KEM-PPKF 2027 dan berpotensi menjadi tagihan APBN. Lembaga ini merekomendasikan pembenahan transparansi pencatatan kewajiban, peningkatan kredibilitas asumsi makro ekonomi, serta evaluasi belanja pemerintah berdasarkan hasil program, bukan sekadar besarnya anggaran yang dipangkas. Peningkatan penerimaan negara direkomendasikan melalui pengembangan pajak kekayaan, capital gain, pajak karbon, serta evaluasi tax holiday dan tax allowance.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 20.45
Ekonom UGM: Ganti Menkeu, Belum Tentu Masalah Fiskal Terselesaikan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.37
Suahasil Gantikan Purbaya jadi Menteri Keuangan, Istana: Hak Presiden
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 15.40
Suahasil Jadi Menkeu, MUI Minta Zakat Jadi Tax Credit Bukan Sekadar Pengurang Pajak
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 08.47
Prabowo Sampai Turun Tangan, Ada Tekanan Besar di Balik Digantinya Purbaya oleh Suahasil Nazara
Berita terkait
Suahasil Nazara Jabat Menkeu, Bakom Yakin APBN Tetap Stabil
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 05.35
Rupiah Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS di Tengah Pergantian Menkeu
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.56
Purbaya tegaskan tak ada masalah 'gesekan' soal pergantian Menkeu
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 16.14
Rupiah Ditutup Tertekan 25 Poin, Pasar Cermati Tantangan Fiskal Menkeu Baru Suahasil Nazara
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 15.35