Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Bantu Bereskan Polemik LRT City, Suntik Dana Segini ke ADCP

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan menyuntikkan dana sebesar Rp 456 miliar untuk menyelesaikan kasus keterlambatan serah terima unit di proyek LRT City yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Kasus ini melibatkan sekitar 2.000 pemilik unit yang telah membayar namun belum menerima hunian sesuai yang dijanjikan. Dony Oskaria, Chief Operating Officer BPI Danantara, menyatakan komitmen untuk menyelesaikan masalah ini sebelum September 2026 agar para konsumen tidak merugi lagi. Proyek ini menggunakan konsep Transit Oriented Development (TOD) di sekitar stasiun transportasi umum seperti Commuter Line, LRT, dan BRT. ADCP mengakui menghadapi tantangan likuiditas yang mempengaruhi penyelesaian proyek, sekaligus menyatakan permohonan maaf kepada para konsumen atas keterlambatan tersebut. Untuk mempercepat penyelesaian, ADCP menawarkan alternatif seperti relokasi unit atau skema pinjam pakai sementara, serta sedang bernegosiasi dengan investor dan kontraktor strategis. ADCP saat ini mengelola 13 proyek dengan total 9.839 unit, dari mana 5.392 unit telah terjual dan 2.575 unit telah diserahkan kepada konsumen. Sebagai bagian dari strategi diversifikasi, ADCP juga mengembangkan aset komersial untuk menghasilkan pendapatan berulang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait