Danantara kaji struktur baru Pertagas dan PGN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Danantara Indonesia masih mengkaji kemungkinan penggabungan PT Pertamina Gas (Pertagas) dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai bagian dari transformasi sektor gas nasional. Kepala BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa pemerintah sedang menilai beberapa pilihan struktur perusahaan, dengan fokus pada optimalisasi bisnis midstream dan downstream. Keputusan akhir akan didasarkan pada analisis cost and benefit dari setiap opsi yang tersedia.
Sebagai bagian dari strategi ini, pemerintah juga berencana melakukan uji coba penyaluran compressed natural gas (CNG) langsung ke rumah tangga di sejumlah kota. Langkah ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan gas domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor LPG. Dony menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya gas yang besar, namun sebagian besar kebutuhan LPG masih terpenuhi melalui impor, sehingga perubahan model bisnis dan infrastruktur diperlukan agar pemanfaatan gas dapat lebih optimal.
Transformasi ini juga diharapkan dapat mengurangi beban subsidi LPG dan menghemat devisa ekspor yang digunakan untuk impor. Dony menambahkan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari transformasi jangka panjang yang dilakukan secara bertahap untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya energi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 19.55
Danantara Dorong Pertagas Gencarkan Jargas, Bisa Tekan Impor LPG
Berita terkait
Gunakan CNG PGN, Hotel Platinum Yogyakarta Hemat Biaya Energi hingga 30 Persen
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.31
Belum Ada Jaringan Pipa, Gagas Salurkan CNG ke Pelanggan Komersial
JawaPos · 16 September 2026 pukul 23.45
Perkuat Strategi Komersial, PGN Raih Best CMO Award 2026
Detik.com · 14 September 2026 pukul 10.22
PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Koneksi Gas Bumi Nasional
kumparan · 14 September 2026 pukul 10.08