Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Kejar Penyelesaian Merger PTPP-ADHI, Berikutnya Waskita-WIKA

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan mendahulukan proses merger empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya, yaitu PT PP Tbk (PTPP), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Brantas Abipraya, dan PT Nindya Karya. Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyampaikan hal ini usai acara Executive Breakfast Meeting di Jakarta pada Jumat (2 Oktober 2025). Menurutnya, keempat perusahaan ini dipilih karena proses mergernya relatif mudah dibandingkan dengan perusahaan lain yang memerlukan restrukturisasi lebih kompleks.

Setelah proses merger keempat perusahaan selesai, Danantara akan fokus pada restrukturisasi dua BUMN lain, yaitu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT). Dony menjelaskan bahwa WIKA dan Waskita membutuhkan langkah restrukturisasi karena beban utang yang tinggi dan memerlukan optimalisasi aset serta penurunan utang. Ia menyebutkan bahwa PT Hutama Karya relatif sehat sehingga tidak termasuk dalam prioritas restrukturisasi.

Danantara sedang menata kembali BUMN melalui empat skema: penutupan atau likuidasi, divestasi, konsolidasi, dan restrukturisasi. Untuk perusahaan yang masuk dalam skema restrukturisasi, langkah yang dilakukan meliputi penambahan ekuitas, injeksi aset, dan restrukturisasi pinjaman. Dony menyampaikan harapan agar akhir tahun 2025, hanya tersisa 200 perusahaan yang dikelola oleh Danantara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait