Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Perkuat Bisnis Bullion BSI, Nasabah Naik 700% dan Fee Income Tumbuh 712%

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat pertumbuhan signifikan pada bisnis emas (bullion) mereka. Hingga Juni 2026, BSI telah memperdagangkan 8,06 ton emas dengan jumlah nasabah menembus lebih dari 1,3 juta orang. Jumlah nasabah bullion meningkat 700% YoY sejak awal 2026, dan fee-based income bisnis emas tumbuh 712% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai aset safe haven di tengah gejolak ekonomi global. BSI menjadi bank emas pertama di Indonesia yang menghadirkan ekosistem bisnis emas terintegrasi mulai dari Cicil Emas, Gadai Emas, hingga layanan bullion bank.

Kemudahan akses menjadi faktor utama pertumbuhan ini. Melalui aplikasi BYOND by BSI, masyarakat dapat membeli emas mulai dari Rp50 ribu dan melakukan transaksi pembelian serta penjualan secara real-time 24/7. BSI juga memperluas penetrasi pasar emas fisik melalui BSI Gold yang hadir di toko emas rekanan di sentra-sentra emas nasional. Outstanding gadai emas mencapai Rp30,5 triliun per Juni 2026 dengan pertumbuhan 80,50%, sementara kontribusi bisnis emas mendorong fee-based income mencapai sekitar Rp2,10 triliun atau tumbuh 100% dibanding periode sama tahun sebelumnya. BSI menargetkan bisnis emas menjadi mesin pertumbuhan utama sekaligus memperkuat inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait