Dari Pertumbuhan 6% hingga Defisit 2,4%, ini Target yang Prabowo Bidik dalam RAPBN 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6% dalam RAPBN 2027, lebih tinggi dari target 5,4% pada 2026. Defisit APBN ditetapkan sebesar 2,4% terhadap PDB atau Rp671,2 triliun, dengan belanja negara naik menjadi Rp4.097,2 triliun untuk membiayai program prioritas seperti kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Inflasi ditargetkan 2,5%, dan suku bunga SBN 10 tahun diperkirakan 6,9%.
Kondisi ekonomi saat ini cukup kuat di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi semester I/2026 mencapai 5,45% dengan inflasi 2,88%, dan defisit APBN hingga Juli 2026 hanya 0,91% terhadap PDB. Namun, kenaikan harga energi, suku bunga global tinggi, dan tekanan nilai tukar menjadi tantangan. Pemerintah juga menjalankan sensus ekonomi 2026 dengan 251.000 petugas untuk memperbarui data PDB, yang dapat memengaruhi perhitungan defisit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 20.05
Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi RI 6 Persen pada 2027
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.43
Tanggapi Pidato Prabowo, Tamsil Linrung Anggap Indikator Ekonomi Positif, Ada Harapan
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.58
Daftar Lengkap Asumsi Makro APBN 2027 yang Diumumkan Prabowo
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.45
Prabowo Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 6% di 2027
Berita terkait
Prabowo Beberkan Kinerja APBN hingga Juli 2026, Defisit 0,91 Persen PDB
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.44
APBN 2027: Ujian Kepercayaan pada Uang Rakyat
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 08.32
Prabowo Pidato Hari Ini, Sampaikan RUU APBN 2027-Nota Keuangan
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.43
Pengusaha Ungkap Pesan Prabowo Usai Bertemu di Istana
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 22.00