Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Dato Sri Tahir Dilantik Jadi Wantimpres, Intip Jajaran Bisnis dan Hartanya

Presiden Prabowo Subianto melantik Dato Sri Tahir sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Tahir, yang berusia 74 tahun, dikenal sebagai pengusaha dengan kekayaan besar di Indonesia. Berdasarkan data Forbes per 2 Oktober 2026, kekayaan Tahir dan keluarganya mencapai US$ 9,4 miliar, atau sekitar Rp 168,18 triliun dengan asumsi kurs Rp 17.892 per dolar AS. Forbes menempatkannya di peringkat 383 orang terkaya di dunia, dengan sumber kekayaan dari bisnis yang terdiversifikasi.

Tahir adalah pendiri Mayapada Group, konglomerasi yang memiliki kepentingan di sejumlah sektor seperti perbankan, kesehatan, media, properti, pariwisata, dan ritel. Di bidang perbankan, aset utamanya adalah PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA). Sektor kesehatan dikelola melalui PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk (SRAJ), operator jaringan Mayapada Hospital. Di sektor properti, ia memiliki kepentingan di PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) dan pengembangan real estat lainnya. Bisnisnya juga mencakup sektor pariwisata dan ritel melalui PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA).

Selain bisnis, Tahir aktif dalam kegiatan sosial melalui Tahir Foundation, yang dipimpin bersama putranya, Jonathan Tahir. Ia juga pernah memegang berbagai posisi, termasuk Senior Advisor Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan sejumlah organisasi bisnis serta pendidikan. Tahir berdomisili di Jakarta dan memiliki empat anak. Latar belakang pendidikannya mencakup gelar sarjana dari Nan Yang University dan Master of Business Administration dari Golden Gate University.

Berita terkait