Dedi Mulyadi Bantah Ada Pelecehan dalam Kasus Wabup Sumedang, Akui Konflik Memang Terjadi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membantah adanya pelecehan seksual dalam kasus yang melibatkan Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila, dan sekretaris pribadinya (R). Kesimpulan ini diambil setelah Dedi mengundang Wabup beserta istri, Bupati Sumedang, dan sekpri terkait untuk memberikan klarifikasi langsung mengenai peristiwa tersebut.
Dedi menjelaskan bahwa masalah sebenarnya dipicu oleh konflik dan perselisihan, terutama rasa cemburu istri Wabup yang sedang hamil akibat interaksi berupa candaan, godaan, dan rayuan antara Wabup dan sekretaris pribadinya. Persoalan yang sempat menjadi perhatian publik dan DPRD Sumedang ini kini dinyatakan telah selesai dan clear setelah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak-pihak yang terlibat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 17.49
Soal Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Wabup Sumedang, Dedi Mulyadi: Sudah Clear
Berita terkait
Usut Isu Liar Wabup Sumedang, Gubernur Dedi Mulyadi Bentuk Tim Investigasi
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.24
Disebut Terlibat dalam Persoalan Pita Cukai Rokok, Ini Penjelasan Eks TA Misbakhun
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 21.15
Eks TA Misbakhun Buka Suara, Tepis Terlibat Urusan Pita Cukai Rokok
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 20.26
Viral Pengajian Tutup Rel Kereta di Jember, KAI Daop 9: Untuk Arahkan Jemaah
kumparan · 14 September 2026 pukul 19.42