Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Dedi Mulyadi Dibuat Kesal: Urus Diri Bapak Aja, Anak Mau Sekolah, tapi Bapak Gak Mau Dibantu

Kisah Habibi, bocah 12 tahun penjual siomay di Cirebon yang rela meninggalkan sekolah untuk membantu orang tuanya, kembali viral. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kekecewaan setelah mengetahui ayah Habibi menolak tawaran bantuan untuk operasi kanker usus, meskipun biaya rumah sakit akan ditanggung pemerintah. Dedi mempertanyakan keputusan sang ayah yang masih ragu meski ditawari bantuan gratis. "Saya mau operasi, biaya rumah sakitnya ditanggung, selama nungguinnya dibantu, bapaknya kok masih melamun," tulis Dedi di media sosial. Ia pun meminta ayah Habibi untuk tidak menyalahkan pihaknya jika sesuatu terjadi setelah menolak bantuan tersebut.

Sebelumnya, Habibi menjadi sorotan publik setelah kisahnya sebagai bocah penjual siomay viral. Dalam pertemuan dengan Dedi, gubernur tidak hanya membantu soal kesehatan tetapi juga mengambil langkah nyata untuk masa depan anak tersebut. Dedi Mulyadi mengangkat Habibi sebagai anak asuhnya dan memastikan biaya hidup serta sekolaritasnya ditanggung. "Bapak urus diri bapak aja sama istri, biaya hidup Habibi dan kakaknya dari saya," tegasnya. Dedi pun memutuskan Habibi harus kembali ke Cirenon untuk melanjutkan sekolah bersama kakaknya. "Habibi mulai hari ini jadi anak asuh saya untuk sekolah, ya. Nggak usah mikirin makan tiap hari, nggak usah mikirin biaya, sekolah fokus," tambahnya.

Dedi menekankan bahwa ia tidak ingin memaksakan keputusan, namun tetap mengingatkan agar sang ayah bertanggung jawab atas konsekuensi penolakan bantuan tersebut. Kisah ini menyoroti kompleksitas masalah sosial-ekonomi yang dihadapi keluarga miskin di tengah pandemi dan krisis kesehatan.

Berita terkait