Dedi Mulyadi Minta Sekolah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Terapkan Belajar Daring
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta sekolah di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk mempertimbangkan belajar daring. Kebijakan ini menekankan pada sekolah di Bogor, Sukabumi, dan daerah lain dengan intensitas abu tinggi. Kepala sekolah diizinkan mengambil keputusan mulai Senin, 7 September 2026, berdasarkan kondisi lapangan dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan siswa. Pembelajaran daring dapat diterapkan untuk mengurangi paparan abu, namun tidak harus seragam di seluruh Jawa Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 20.00
Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Dedi Mulyadi Rekomendasikan Sekolah di Jabar Terapkan Pembelajaran Daring
Detik.com · 6 September 2026 pukul 22.30
Pagi Berdebu Warga Jakarta dan Sekitar Buntut Abu Vulkanik Anak Krakatau
Detik.com · 7 September 2026 pukul 02.22
4 Bandara Ini Masih Ditutup hingga Senin Pagi Imbas Erupsi Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 23.59
SMA-SMK di Banten PJJ 3 Hari Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penutupan 6 Bandara Diperpanjang 4 Jam
VOI · 6 September 2026 pukul 22.50
Bandara Soetta dan Halim Ditutup, Kemenhub Alihkan Penerbangan Internasional ke Kertajati-Juanda
VOI · 6 September 2026 pukul 22.00
8 Bandara Lumpuh Akibat Abu Anak Krakatau, Tutup hingga 23.59 WIB
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 21.32
Menhub Dudy: Penutupan 8 Bandara Terdampak Erupsi Anak Krakatau Diperpanjang hingga 24.00 WIB
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 21.06