Dedi Mulyadi Ubah Kertajati, Bandara Disiapkan Jadi Pusat Industri Dirgantara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati akan dikembangkan menjadi pusat industri kedirgantaraan strategis, bukan hanya sebagai simpul transportasi udara. Hal ini disepakati dalam pertemuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan Kementerian Pertahanan, dengan rencana kerja sama yang akan ditertibkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS). Pengembangan ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya di Lembur Pakuan, Subang.
Dedi menekankan bahwa fokus awal pengembangan adalah membangun fondasi ekosistem industri, termasuk PT Dirgantara Indonesia (PTDI), fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), bengkel pesawat asing, dan industri penunjang. Pengembangan ini bertujuan menciptakan rantai pasok industri kedirgantaraan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui transfer barang dan jasa antardaerah hingga antarnegara.
Dalam tahap awal, pemerintah berencana memindahkan Sekolah Penerbang Angkatan Udara beserta messnya dari Sukani ke Kertajati, serta memindahkan Skuadron Udara dari Bandara Halim Perdanakusuma. Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, menyatakan bahwa langkah kerja sama ini telah dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto dan mendapatkan respons positif. Konstruksi diperkirakan dimulai pada Januari 2026, dengan operasional sekolah penerbangan direncanakan pada November atau Desember 2026.
Bagikan
Berita terkait
Asisten Strategi Panglima TNI Dorong Kertajati Jadi Pusat MRO, Kurangi Ketergantungan Luar Negeri
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 15.45
Kemhan Siapkan Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Pesawat Tempur TNI AU
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 08.27
Kertajati Bakal Jadi Pangkalan dan Fasilitas Perawatan Pesawat TNI AU
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 22.23
Menhan Sjafrie: Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Tempur TNI AU
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.31