Demokrat Ngamuk, Tuntut Golkar Minta Maaf Soal Tuduhan ke AHY: Jangan Saling Curiga dan Ambil...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kader Partai Demokrat, Boni Jebarus, menuntut permintaan maaf dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia. Tuntutan ini muncul setelah Doli mengaitkan pidato Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan potensi persaingan politik dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran.
Boni menegaskan bahwa pidato AHY mengenai kekuasaan yang tidak abadi seharusnya tidak ditafsirkan sebagai ancaman atau sinyal permusuhan antaranggota koalisi. Ia menekankan pentingnya klarifikasi dan komunikasi yang solid untuk mencegah kecurigaan internal serta memastikan kepentingan bersama dalam pemerintahan lebih diutamakan daripada keuntungan politik pribadi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.12
AHY ke Prabowo: Bapak Presiden Dapat Mengandalkan Demokrat
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 15.54
Bambang Purwanto: Pidato AHY Jadi Motivasi & Komitmen Mendukung Pemerintahan Prabowo
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 14.10
Adi Prayitno: Pernyataan AHY soal Kekuasaan Ada Batas Waktunya Berlaku untuk Semua
VOI · 10 September 2026 pukul 08.36
AHY ke Prabowo: Bapak Presiden Dapat Mengandalkan Partai Demokrat
Berita terkait
Doli Sudah Lempar Granat, Demokrat: Golkar Ingin Adu Domba Anggota Koalisi Prabowo dan AHY
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 12.54
Waketum Golkar Nilai Ada Sinyal Kuat AHY Maju Pilpres 2029
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.00
PDIP Soal Pidato AHY: Sinyal Ingin Masuk Radar Cawapres Prabowo di Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 08.26
Tanggapi Komentar Doli Kurnia Soal Pidato AHY, Kader Demokrat: Tidak Elok Melempar Granat di Tengah Koalisi
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 07.28