Destry Blak-blakan, Rupiah Tak Selalu Harus Diselamatkan Pakai BI Rate
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Calon Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menegaskan bahwa BI tidak selalu menaikkan BI Rate untuk menstabilkan rupiah. Menurutnya, kondisi ekonomi global yang tidak lazim, seperti inflasi tinggi di tengah perlambatan ekonomi dan gangguan rantai pasok, membuat kebijakan moneter tidak bisa hanya bergantung pada satu instrumen suku bunga. Destry menjelaskan bahwa keputusan suku bunga harus mempertimbangkan keseimbangan antara stabilitas nilai tukar dan dukungan pertumbuhan ekonomi. Dalam beberapa kesempatan, BI justru menggunakan instrumen pendukung seperti insentif likuiditas, kebijakan hedging, dan upaya menarik aliran modal asing masuk ke pasar keuangan domestik. Ia menambahkan bahwa pasar keuangan Indonesia kini jauh lebih dalam, dengan volume transaksi pasar uang meningkat enam kali lipat dalam enam tahun terakhir, sementara transaksi pasar valas melonjak tiga kali lipat hingga mencapai US$12 miliar per hari. Sinergi dengan pemerintah tetap penting, namun independensi BI sebagai prinsip utama tidak akan dikorbankan. Pengendalian inflasi juga tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab BI, karena inflasi inti yang dipengaruhi sisi permintaan hanya berkontribusi 65% terhadap inflasi keseluruhan, sementara inflasi pangan menyumbang 19% dan administered prices seperti harga BBM membutuhkan kebijakan pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 13.07
Destry Paparkan Visi Jadi Gubernur BI, Fokus Stabilitas Rupiah dan Pertumbuhan Ekonomi
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.00
Strategi Calon Gubernur BI Destry Damayanti Jaga Rupiah
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 13.31
Destry Damayanti Ikuti Fit and Proper Test di DPR, Paparkan Strategi Ini
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.30
Calon Bos BI Destry Damayanti Beber 5 Jurus Andalan di Depan DPR
Berita terkait
Jadi Calon Gubernur BI, Begini Cara Destry Damayanti Jaga Rupiah
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.30
Bank Indonesia Tahan BI Rate 5,75 Persen demi Bendung Gejolak Global
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 16.47
Pengamat : BI Rate di Level 5,75% Bukan Kejutan bagi Pasar
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.45
BI Rate Masih Ditahan di Level 5,75%
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.28