Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Leopold Aschenbrenner, pendiri hedge fund Situational Awareness, mengalami kerugian sebesar US$30 miliar (Rp534 triliun) pada Juli 2026 setelah portofolio miliknya yang pernah mencapai US$45 miliar mengalami penurunan drastis. Dana tersebut menggunakan leverage tinggi hingga 3:1 dan instrumen derivatif bernama "flex options" untuk memasang posisi agresif pada saham AI. Strategi jual besar di saham open-source AI China membuat pasar berbalik, menyebabkan saham andalan seperti Bloom Energy dan Sandisk rontok, sementara saham yang di-short seperti Adobe dan Figma naik. Pada 29 Juli, Situational mencoba menjual saham Anthropic senilai US$5 miliar dengan diskon 20%, namun pada 30 Juli akhirnya menjual mayoritas portofolio ke Citadel dengan diskon 10%, sehari sebelum pasar dibuka. Akibatnya, dana kelolaan menyusut dari US$45 miliar menjadi sekitar US$15 miliar. Kasus ini mengingatkan pasar akan risiko leverage berlebihan di industri hedge fund, serupa dengan keruntuhan Archegos Capital beberapa tahun sebelumnya.

Berita terkait