Disertasi Einstein Cuma 17 Halaman, tetapi Mengubah Cara Ilmuwan Melihat Molekul
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Disertasi doktoral Albert Einstein tentang dimensi molekul hanya 17 halaman, mengubah cara ilmuwan memahami molekul. Einstein menggunakan metode hidrodinamika pada larutan gula untuk memperkirakan ukuran molekul dan bilangan Avogadro. Meskipun kisahnya dikisahkan sebagai penolakan karena terlalu pendek, fakta dokumen resmi menunjukkan hasil kerjanya diterima. Namun, koreksi perhitungan oleh asistennya Ludwig Hopf diperlukan setelah eksperimen Jacques Bancelin menemukan kesalahan koefisien viskositas. Perbaikan memperbaiki nilai Avogadro mendekati nilai modern. Disertasi ini menjadi karya paling sering dikutip Einstein dan membuktikan bahwa kedalaman gagasan ilmiah tidak ditentukan dari panjang tulisan.
Bagikan
Berita terkait
Megawati dan Ramos-Horta Bahas Iptek serta Isu Kemanusiaan di Jakarta
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.43
Mal-Mal di Jabodetabek Tetap Buka Normal di Tengah Erupsi Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 04.00
JK Kritik Sarjana Indonesia: Hafal Teori tapi Tak Bisa Menerapkannya
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 03.37
Oki Earlivan Resmi Pimpin IA-ITB Jakarta, Siapkan 11 Program hingga 2030
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 03.03