Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

DOOH Punya Pengendali Baru, dan BYAN Melonjak Hampir 20% di Bursa

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,75% ke 6.449,83 pada Selasa (18/8), didorong oleh lonjakan saham Bayan Resources (BYAN) hampir 20% hingga 19,97%. Beberapa saham lain seperti BRMS dan EMAS juga menguat, sementara MPRO, BBRI, dan BBCA melemah. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp689,26 miliar di pasar reguler. FTSE Russell menunda perubahan penuh pada indeks saham Indonesia hingga tinjauan Desember 2026 untuk memberi waktu pada reformasi pasar dan peningkatan transparansi kepemilikan saham. Perubahan terbatas akan dilakukan pada September 2026, termasuk penghapusan saham dari daftar High Shareholding Concentration (HSC) mulai 21 September 2026. Di sisi lain, Sinergi Internasional Investama (SII) telah menyelesaikan pembelian 51% saham DOOH senilai Rp197,34 miliar, membawa kendali penuh ke tangan Tinawati. SII kini wajib melakukan Penawaran Tender Wajib atas saham DOOH sesuai POJK No. 9/2018. Spekulasi akuisisi BYAN oleh Grup Jhonlin masih belum terkonfirmasi secara resmi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait