DPR Ungkit Target Kurs Mantan Bos BI Rp16.500/US$, Ini Kata Destry
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Calon Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti ditanya oleh Wakil Komisi XI Dolfie Othniel Frederic terkait asumsi nilai tukar rupiah dalam fit and proper test. Dolfie menyoroti pernyataan sebelumnya BI yang menetapkan target nilai tukar fundamental rupiah pada Rp16.500 per dolar AS pada 2026, sementara nilai tukar saat ini berada di Rp17.700. Dolfie meminta konfirmasi apakah Destry masih sepakat dengan target tersebut dan mampu mengembalikan rupiah ke level Rp16.500 jika menjadi Gubernur BI.
Destry menjawab bahwa Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam rentang 4,9% hingga 5,7%, sehingga rupiah berpotensi mencapai Rp16.500 per dolar AS jika kondisi mendukung. Namun, ia menegaskan bahwa nilai tukar sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar dan faktor eksternal yang dapat berubah secara cepat.
Dalam pertukaran ini, Dolfie menekankan bahwa tantangan utama bagi Destry sebagai calon Gubernur BI adalah mengembalikan nilai tukar dari posisi Rp17.700 kembali ke tingkat yang dianggap sejalan dengan fundamental ekonomi, yaitu Rp16.500 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 12.29
Destry ingin BI tetap relevan respons tantangan saat uji di DPR
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.47
Destry Damayanti Bakal Lanjutkan Warisan Perry Warjiyo, Apa Itu?
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 13.31
Destry Damayanti Ikuti Fit and Proper Test di DPR, Paparkan Strategi Ini
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.30
Calon Bos BI Destry Damayanti Beber 5 Jurus Andalan di Depan DPR
Berita terkait
Depan DPR, Destry Beberkan Rumus '3I dan 1S' Jika Terpilih Pimpin BI
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.54
Destry Ungkap Rencana Kebijakan Devisa di DPR, Singgung Underinvoicing
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.10
DPR Gelar Fit dan Proper Test Calon Bos BI Destry pada 26 Agustus
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 06.55
DPR Agendakan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI Pekan Depan
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 16.40