Dugaan Manipulasi KPR PT BAS, Indonesia Property Watch: Bank Bisa Jadi Pihak yang Dirugikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bumi Arta Sedayu (BAS) diduga manipulasi data calon debitur KPR untuk proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence di Karawang. CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, menilai praktik ini struktural, melibatkan banyak pihak, dan berpotensi menjadi modus penipuan yang merugikan bank serta debitur. Manipulasi meliputi perubahan data penghasilan, status pekerjaan, bahkan penggunaan KTP orang lain agar pengajuan KPR lolos persyaratan. Kasus ini bukan pertama kali terjadi di industri properti dengan skala serupa. Ali menekankan bank perlu memperketat mitigasi risiko dengan memastikan kualitas debitur dan keabsahan data sebelum kredit disalurkan. Jika dugaan manipulasi terbukti, bank berada pada posisi yang dirugikan karena pencairan KPR oleh developer dan pihak terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 19.25
Kasus Korupsi KPR BTN Karawang, Gus Rivqy Soroti Lemahnya Pengawasan
kumparan · 12 September 2026 pukul 14.46
DPD REI DIY Gandeng BRI Gelar Pameran Properti, Bunga KPR Mulai 3,17 Persen
Berita terkait
Alam Sutera Targetkan Penjualan Rp 300 Miliar dari Expo Properti 2026
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 18.51
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 21.44
BTN Permudah Gen Z Miliki Rumah hingga Hitung Kemampuan Cicil KPR
kumparan · 10 September 2026 pukul 21.00
Lewat Balé by BTN, Generasi Muda Kini Makin Gampang Miliki Rumah Impian
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 17.46