Dulu Tidur Beralas Kerikil, Mantan Kuli Panggul Ini Cetak Harta Rp 286 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9365905/original/057870000_1791201151-345.jpg)
Sulaiman bin Abdul Aziz Al Rajhi, pria kelahiran 1929 di Arab Saudi, memulai hidup dalam kemiskinan ekstrem sebagai kuli panggul dan pekerja kasar. Titik balik finansialnya terjadi saat ia merintis bisnis penukaran mata uang bagi jemaah haji, yang kemudian berkembang menjadi Al Rajhi Bank pada 1957. Ia memperluas bisnis ke sektor pertanian dan manufaktur hingga kekayaannya mencapai US$ 7,7 miliar.
Di masa tuanya, Sulaiman memutuskan membagikan seluruh kekayaannya yang diperkirakan mencapai US$ 16 miliar atau sekitar Rp 286 triliun. Sepertiga harta diwariskan kepada anak-anaknya, sementara dua pertiga sisanya diwakafkan untuk kepentingan umat. Dana tersebut dikelola melalui yayasannya untuk membiayai pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sosial di lebih dari 130 kota, termasuk pendirian Sulaiman Al Rajhi University.
Bagikan
Berita terkait
Ketika Wakaf Memasuki Dunia Saham
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.00
Houthi Luncurkan Serangan ke Bandara hingga Kilang Minyak Arab Saudi
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 08.34
Perang Yaman Memanas, Koalisi Arab Saudi Kerahkan 100 Jet Tempur Gempur Houthi
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 07.33
Arab Saudi Pangkas Harga Minyak untuk Asia
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 22.26