Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Ed Sheeran Usai Kontroversi Palestina: Aku Merasa Semua Orang Meninggalkanku

Ed Sheeran menangis di atas panggong saat membahas kontroversi Loop Tour-nya terkait dukungan terhadap Palestina. Penyanyi berusia 35 tahun ini mengaku kehilangan sejumlah teman hingga anggota keluarga yang menjauh setelah tur terseret polemik. Kontroversi dimulai ketika Macklemore dikeluarkan dari daftar artis pembuka setelah menyampaikan komentar 'Bebaskan Palestina' di atas panggung dan membawakan lagu protes pro-Palestina 'Hind's Hall'. Beberapa artis pembuka lainnya pun mengikuti langkah ini sebagai bentuk solidaritas. Di tengah tekanan, banyak orang meminta Sheeran membatalkan tur, namun ia memilih tetap tampil dengan alasan sekitar 50.000 penonton yang hadir. Sheeran juga mengubah tata panggung karena khawatir dengan keselamatan, termasuk membatalkan penggunaan panggong B yang seharusnya berada di tengah penonton. Meski demikian, ia menegaskan keputusan mencoret Macklemore dibuat oleh promotor dan pihak penyelenggara, bukan dirinya. Sheeran menyebut pertunjukan tersebut sebagai salah satu terbaik dalam hidupnya setelah sempat menganggap minggu sebelumnya sebagai salah satu terburuk.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait