Ed Sheeran Usai Kontroversi Palestina: Aku Merasa Semua Orang Meninggalkanku
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ed Sheeran menangis di atas panggong saat membahas kontroversi Loop Tour-nya terkait dukungan terhadap Palestina. Penyanyi berusia 35 tahun ini mengaku kehilangan sejumlah teman hingga anggota keluarga yang menjauh setelah tur terseret polemik. Kontroversi dimulai ketika Macklemore dikeluarkan dari daftar artis pembuka setelah menyampaikan komentar 'Bebaskan Palestina' di atas panggung dan membawakan lagu protes pro-Palestina 'Hind's Hall'. Beberapa artis pembuka lainnya pun mengikuti langkah ini sebagai bentuk solidaritas. Di tengah tekanan, banyak orang meminta Sheeran membatalkan tur, namun ia memilih tetap tampil dengan alasan sekitar 50.000 penonton yang hadir. Sheeran juga mengubah tata panggung karena khawatir dengan keselamatan, termasuk membatalkan penggunaan panggong B yang seharusnya berada di tengah penonton. Meski demikian, ia menegaskan keputusan mencoret Macklemore dibuat oleh promotor dan pihak penyelenggara, bukan dirinya. Sheeran menyebut pertunjukan tersebut sebagai salah satu terbaik dalam hidupnya setelah sempat menganggap minggu sebelumnya sebagai salah satu terburuk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 15.35
Ed Sheeran Buka Suara soal Macklemore Dicoret dari Tur, Singgung Konflik Gaza
Berita terkait
Ed Sheeran Curhat Usai Kontroversi Palestina: Aku Merasa Semua Orang Meninggalkanku
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 07.11
Ed Sheeran Kehilangan Lebih dari 200.000 Pengikut Usai Kontroversi Macklemore
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 09.13
Ed Sheeran Kini Bicara Gaza Usai Kontroversi: Hati Saya Hancur Melihatnya
Detik.com · 20 September 2026 pukul 12.33
Macklemore Dicoret, Harga Tiket Konser Ed Sheeran Anjlok hingga 25%
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 08.53