Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom Ingatkan BI Jaga Independensi di Tengah Sinergi

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menegaskan pentingnya Bank Indonesia (BI) menjaga kemandiriannya meski semakin erat sinergi dengan pemerintah. Menurutnya, sinergi tidak berarti BI menjadi subordinat, melainkan tetap berada dalam posisi yang sejajar. BI dapat menjalankan kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, dan pendalaman pasar keuangan secara bersamaan, sehingga lebih fleksibel merespons kondisi ekonomi. Namun, fleksibilitas ini tetap harus mempertimbangkan stabilitas rupiah, terutama dengan current account deficit yang berada di sekitar 3 persen, terendah sejak 2018. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed tahun depan juga perlu diwaspadai, sehingga ruang untuk menurunkan suku bunga BI dalam jangka pendek masih terbatas.

Josua berharap calon Gubernur BI Destry Damayanti tetap menjaga independensi BI dan memperkuat koordinasi serta sinergi dengan pemerintah melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Ia juga menekankan bahwa dukungan ekonomi tidak hanya bergantung pada kebijakan fiskal dan moneter, tetapi juga reformasi struktural di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan anggota Dewan Gubernur BI yang baru, diharapkan koordinasi dalam KSSK dapat semakin optimal.

Sebelumnya, Destry Damayanti, sebagai calon gubernur BI, mengusung lima inisiatif strategis untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Tema yang diajukan adalah "Bank Indonesia: Sinergi Merah Putih untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia: Stabilitas, Tumbuh dan Berkelanjutan". Destry menekankan bahwa keberhasilan BI tidak hanya ditentukan oleh kemampuan internal, tetapi juga kemampuan membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait