Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom sebut setoran Danantara ke APBN bisa tekan kebutuhan utang

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai setoran sebagian keuntungan Danantara senilai Rp120 triliun ke APBN dapat menekan kebutihan pembiayaan negara. Jika dana tersebut benar-benar masuk dan tidak diikuti tambahan belanja, pemerintah dapat mengurangi emisi Surat Berharga Negara (SBN) sehingga biaya bunga lebih terkendali dan tekanan pasokan obligasi di pasar menurun. Namun, manfaat pengurangan utang hanya signifikan bila dana tidak digunakan untuk keperluan belanja baru.

Sebelumnya, dividen BUMN yang disetor secara rutin ke PNBP KND sebesar Rp90 triliun per tahun kini dialihkan ke Danantara. Yusuf menekankan bahwa perbandingan tidak bisa hanya dilihat dari angka, karena setoran KND sebelumnya lebih mudah diproyeksikan sementara setoran dari Danantara lebih bergantung pada kinerja investasinya.

Keputusan ini juga menyangkut kredibilitas Danantara sebagai pengelola investasi negara yang komersial dan berorientasi jangka panjang. Transfer ke APBN dalam jumlah besar perlu transparan agar investor dapat membedakan antara keuntungan investasi yang baru dengan pengembalian dividen BUMN yang sebelumnya sudah menjadi penerimaan negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait