Ekonom sebut setoran Danantara ke APBN bisa tekan kebutuhan utang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai setoran sebagian keuntungan Danantara senilai Rp120 triliun ke APBN dapat menekan kebutihan pembiayaan negara. Jika dana tersebut benar-benar masuk dan tidak diikuti tambahan belanja, pemerintah dapat mengurangi emisi Surat Berharga Negara (SBN) sehingga biaya bunga lebih terkendali dan tekanan pasokan obligasi di pasar menurun. Namun, manfaat pengurangan utang hanya signifikan bila dana tidak digunakan untuk keperluan belanja baru.
Sebelumnya, dividen BUMN yang disetor secara rutin ke PNBP KND sebesar Rp90 triliun per tahun kini dialihkan ke Danantara. Yusuf menekankan bahwa perbandingan tidak bisa hanya dilihat dari angka, karena setoran KND sebelumnya lebih mudah diproyeksikan sementara setoran dari Danantara lebih bergantung pada kinerja investasinya.
Keputusan ini juga menyangkut kredibilitas Danantara sebagai pengelola investasi negara yang komersial dan berorientasi jangka panjang. Transfer ke APBN dalam jumlah besar perlu transparan agar investor dapat membedakan antara keuntungan investasi yang baru dengan pengembalian dividen BUMN yang sebelumnya sudah menjadi penerimaan negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 22.01
Kemenkeu Siap Tampung Rp 120 T Dividen Danantara Tahun Ini
Berita terkait
Danantara bakal Setor Rp 120 Triliun Dividen BUMN ke Negara, Purbaya: Sudah Diputuskan Presiden
JawaPos · 29 Agustus 2026 pukul 00.30
Purbaya sebut Danantara akan setor Rp120 triliun ke APBN tahun ini
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 19.42
Purbaya: Danantara Sudah Siapkan Dividen BUMN Buat Cadangan APBN
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.25
Purbaya Godok Skema Dividen Danantara ke APBN Buat Pangkas Utang
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 19.45