Ekonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi XI DPR RI telah menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI), menggantikan Perry Warjiyo yang mundur sejak Juli 2025. Ekonom Senior Didik J Rachbini prediksi rupiah tidak akan menguat dalam 5 tahun ke depan karena struktur ekonomi Indonesia yang dominan pada pasar domestik dan lemah dalam ekspor. Ekonomi Indonesia berputar di lingkaran domestik dengan basis populasi 293 juta jiwa dan kelas menengah besar, namun tidak menghasilkan cadangan devisa yang cukup. Cadangan devisa Indonesia hanya US$ 145,3 miliar pada akhir Juli 2026, jauh di bawah Thailand (US$ 279,2 miliar) dan Singapura (US$ 426,2 miliar). Didik menyatakan masalah korupsi, biaya transaksi tinggi, dan kepastian hukum rendah menjadi hambatan utama investasi asing. Tanpa fondasi ekspor yang kuat, BI tidak dapat memperbaiki nilai tukar rupiah hanya dengan instrumen suku bunga.
Bagikan
Berita terkait
Rupiah Dibuka Melemah ke 17.935 terhadap Dolar AS, Begini Prediksi Hari Ini
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 12.27
Menko Airlangga Ungkap Investasi Jepang ke RI Capai USD 1,9 Miliar pada Semester I 2026
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 17.00
Rupiah Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini, Pandangan Fitch Ratings Soal Ekonomi RI Jadi Pemicu?
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 07.00
Rupiah melemah seiring respons negatif atas defisit transaksi berjalan
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 16.20