Ekspor-Impor Senilai USD 168 Juta Berpotensi Tertunda Imbas Erupsi Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Erupsi Gunung Anak Krakatau berpotensi menunda ekspor-impor via Bandara Soekarno-Hatta hingga USD 168 juta dalam 48 jam. Setiap 8 jam gangguan menunda sekitar USD 28 juta (ekspor USD 9,04 juta, impor USD 18,97 juta termasuk 160 ton barang). Penghitungan berdasarkan data BPS 2025 dengan asumsi rata-rata harian USD 84,03 juta (ekspor USD 9,90 miliar, impor USD 20,77 miliar tahunan). Solusi jangka pendek: koordinasi darurat, penjadwalan ulang, kapasitas tambahan, dan alih kargo ke bandara alternatif. Jangka panjang: rencana kontinuitas bisnis, kontrak kapasitas cadangan, dan persiapan persediaan pengaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 08.50
5 Bandara Terdampak Abu Vulkanis Anak Krakatau Kembali Dibuka, Termasuk Soekarno-Hatta
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.20
Bandara Soetta Ditutup, Arus Ekspor-Impor Rp 2,9 Triliun Tersendat
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.29
4 Penerbangan Garuda Indonesia di Soekarno Hatta Pindah ke Kertajati
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 14.52
Soekarno-Hatta Ditutup, Penerbangan dari Arab Saudi dan Belanda Mendarat di Bandara Kertajati
Berita terkait
Erupsi Tanda Gunung Anak Krakatau Bertumbuh, 2019-2023 Relatif Cepat
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.19
Lion Group Batalkan 275 Penerbangan di Bandara Soetta-Halim karena Abu Vulkanik
kumparan · 7 September 2026 pukul 13.53
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pelita Air Batalkan 45 Penerbangan
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 12.51
Pakar Ungkap Kapan Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berhenti
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.11