Ekspor Listrik Alot, Bahlil Wanti-wanti Tetangga Jangan Menekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia bersedia mengekspor listrik ke negara tetangga sebagai bentuk saling membantu, namun menegaskan proses negosiasi terkait rencana ini masih mengalami kesulitan. Dalam acara Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Banten, Bahlil menekankan bahwa kerja sama ekspor listrik harus saling menguntungkan, bukan dilakukan dengan tekanan sepihak.
Bahlil mengingatkan negara-negara tetangga agar tidak menentukan harga ekspor listrik berdasarkan kepentingan masing-masing negara secara semena-mena. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berkomitmen menjalin hubungan baik dengan semua pihak, namun dengan prinsip saling menghargai dan etika yang baik.
Menteri yang sama mengakui sudah mengetahui taktik negosiasi yang digunakan negara tetangga dalam penentuan harga listrik. Sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia meminta tetangga-tetangganya tetap mengedepankan adil dalam bernegosiasi dan menjaga kekeluargaan hubungan yang baik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 15.15
Negara Tetangga Minta Indonesia Ekspor Listrik, Bahlil: Harganya Harus Win-Win
Detik.com · 22 September 2026 pukul 14.08
Negara Tetangga Minta Listrik RI, Bahlil: Jangan Coba-coba Menekan
JawaPos · 23 September 2026 pukul 10.30
Menteri ESDM Bahlil: Yang Ekonominya Bagus, Janganlah Pakai BBM Bersubsidi!
JawaPos · 23 September 2026 pukul 09.30
Indonesia Belum Sepakati Harga Listrik untuk ASEAN Power Grid, Bahlil Ogah 'Abuleke'
Berita terkait
Bahlil Dorong Eksplorasi Besar-Besaran Cekungan Migas yang Ada di RI
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 11.25
Bahlil, Suahasil-Gubernur BI Merapat ke Istana, Ini yang Dibahas..
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.34
Bahlil Tegur Orang Kaya yang Pakai BBM Subsidi: Harusnya Malu!
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 08.50
Bahlil Klaim Cadangan BBM Aman hingga 21 Hari, Harganya Tak Naik sampai...
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 07.55