Elektabilitas Prabowo Merosot Tajam di Survei Terbaru SMRC, Sosok Ini Malah Melesat Hingga 35 Persen!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan penurunan signifikan dalam elektabilitas Presiden Prabowo Subianto. Pada November 2025, dukungan terhadap Prabowo tercatat sebesar 34,9 persen, lalu turun menjadi 33,3 persen pada Februari-Maret 2026, dan mencapai 14,5 persen pada Juli 2026. Survei nasional ini dilaksanakan pada 5 hingga 19 Juli 2026 dengan melibatkan 749 responden pemilih, memiliki margin of error 3,7 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sebaliknya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengalami peningkatan elektabilitas. Dukungan terhadapnya naik dari 19,7 persen pada November 2025 menjadi 23,3 persen pada Februari-Maret 2026, dan mencapai 35 persen pada survei Juli 2026. Menurut pengamat politik Kristian Widya Wicaksono dari Universitas Katolik Parahyangan, fluktuasi elektabilitas ini wajar dalam sistem demokrasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan dan strategi komunikasi tokoh politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.12
Kata Dedi Mulyadi soal Isu Duet Gibran di Pilpres 2029
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.25
Dedi Mulyadi Jawab Isu Capres-Cawapres dengan Gibran di 2029
Berita terkait
Temuan Survei Tempo Ngeri! Dedi Mulyadi Tak Cuma Guncang Elektabilitas Prabowo
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 11.40
Survei SMRC: Prabowo Tak Terpilih Sebagai Presiden Andai Pilpres Digelar Hari Ini
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 16.33
Dedi Mulyadi Disebut Mustahil Lawan Prabowo di 2029
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.20
Dedi Mulyadi Tak Bisa Jadi Capres 2029, Pengamat Ungkap Hambatan Besar
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 18.59