Empat Pasar Rakyat Terdampak Gempa NTT, Ruteng Paling Parah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326151/original/054448000_1786959107-email-attachment_2026_08_17_ariefhakim-at-klyid_mendag-sebut-empat-pasar-rakyat-rusak-imbas-gempa-ntt-satu-tak-bisa-dipakai-sementara_13146.jpg)
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan ada empat pasar rakyat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Pasar Inpres Ruteng di Kabupaten Manggarai mengalami kerusakan paling parah, sehingga kegiatan perdagangannya dihentikan sementara demi keselamanngan warga. Pihak Kementerian Perdagangan terus memantau upaya pemulihan dan memastikan pasar-pasar dengan kerusakan ringan tetap dapat digunakan. Aktivitas perdagangan di pasar rakyat NTT belum berjalan optimal pascagempa karena fokus pada penanganan darurat. Selain itu, Kementerian Perdagangan berhasil menggalang dana bantuan kemanusiaan sebesar Rp 250 juta bagi korban gempa NTT, yang sudah diserahkan ke Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi NTT di Jakarta. Budi menyatakan bahwa penggalangan dana akan terus dilanjutkan pada tahap berikutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.25
Purbaya Bawa Salam Prabowo untuk Warga Korban Gempa NTT
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.13
Purbaya Bawa Bantuan 1 Truk buat Korban Gempa NTT, Ada Selimut-Mi Instan
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.42
BNI Salurkan Bantuan Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Tetap Berjalan
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 14.18
PNM Peduli Bergerak untuk Penuhi Kebutuhan Warga Terdampak Gempa NTT
Berita terkait
Triputra Group dan TAP Dukung Pemulihan Pascabencana Gempa NTT
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 19.45
Triputra Group-Persada Group Salurkan Bantuan Rp8 M untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 18 September 2026 pukul 10.00
Gempa NTT Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.12
BSI Tiga Tahap Salurkan Bantuan ke 4.000 Lebih Penyintas Gempa di NTT & Flores
kumparan · 2 September 2026 pukul 12.55